Tips Safety dalam Pengoperasian Forklift

Forklift si kecil bermuatan besar ini sudah melalang buana menjelajah berbagai tempat usaha. Bagaimana tidak, alat ini sangat efisien dan sangat efektif dalam mengerjakan suatu kegiatan angkut barang dibandingkan dengan tenaga manusia. Forklift bisa membawa barang dengan mudah, hemat waktu dan juga bisa digunakan untuk jarak jauh. Karena hal tersebut, banyak perusahaan yang memilih merekrut tenaga kerja sedikit namun memiliki keahlian pengoperasian kendaraan jenis ini daripada merekrut tenaga kerja yang banyak dengan kekuatan angkut barang. 
Kini memang teknologi semakin maju dan semakin banyak orang yang dimudahkan dengan teknologi. Begitu juga dengan persaingan industri global maupun lokal yang semakin meningkat. Tidak lain adalah pada bidang industri seperti saat ini, proses produksi dan distribusi suatu barang menjadi sangat penting dan harus se-efisien mungkin sehingga bisa mendapatkan hasil dengan kualitas tinggi namun dengan usaha yang sekecil mungkin. Tentu saja forklift adalah salah satu alat yang dapat memangkas pengeluaran perusahaan.



Dalam pengoperasian forklift memerlukan keahlian khusus. Terkadang dengan keahlian khusus saja masih terdapat hal-hal ceroboh sehingga menyebabkan hal yang sebenarnya tidak diinginkan terjadi. Peristiwa ini banyak yang terjadi, mungkin karena operator yang kurang berpengalaman atau memang karena ada kerusakan pada kendaraan. Peristiwa yang banyak terjadi adalah terjungkalnya kendaraan karena muatan yang berlebihan atau kurang tepatnya pengangkutan barang, tabrakan antar forklift atau bahkan terguling karena Kurangnya keseimbangan samping.

Untuk mencegah hal-hal tersebut sebaiknya operator harus mengetahui tips-tips yang bisa Anda pelajari agar tidak terjadi kecelakaan forklift. Berikut adalah tips aman dalam pengoperasian Forklift agar aman dan nyaman:

1. Cek Forklift Sebelum Digunakan

Pengecekan awal kendaraan sebelum digunakan adalah suatu hal yang paling utama dalam pengoperasian kendaraan ini. Anda harus mengecek bagian luar sampai bagian terdalam kendaraan agar kegiatan pengoperasian Anda berjalan dengan baik. Jika ada terjadi ketidaknyamanan atau terjadi kerusakan, lebih baik Anda segera melaporkan kepada pihak yang bertugas mengurusi forklift ini agar segera diperbaiki.

Jangan sekali-kali menggunakan forklift yang tidak sehat. Mungkin saja masih bisa digunakan, namun elemen forklift yang dipaksakan tersebut lama-kelamaan akan rusak dan tidak bisa dipakai lagi. Berbeda dengan elemen yang kurang baik tersebut diperbaiki sebelum parah, mungkin risiko ganti ini lebih minimal.

2. Jangan Melebihi Beban Standar

Anda harus memperhatikan berat beban yang akan Anda angkat. Hal ini sanat penting agar forklift tidak terjungkal ke depan. Pada Forklift pasti telah tertera grafik beban atau beban maksimal yang harusnya tidak dilampaui. Dengan Anda mematuhi peraturan maka keamanan dalam pengoperasian akan terwujud.

3. Palet harus sesuai dengan ukuran beban

Sebelum Anda mengoperasikan Forklift lebih baik periksa berapa lebar maupun panjang beban yang akan diangkut. Hal ini berkaitan dengan palet yang akan digunakan. Palet harus sesuai dengan panjang maupun lebar beban. Dengan seperti itu Anda bisa menyesuaikan lebar garpu yang akan Anda atur untuk membawa barang tersebut. Palet yang sesuai juga akan mengurangi goyahnya barang yang berada pada garpu. Karena titik tumpu selalu pada tengah-tengah jadi tidak berat samping.

4. Atur Lebar Garpu yang sesuai

Jika palet dan barang sudah siap maka saatnya Anda mengangkat barang tersebut, namun sangat perlu Anda perhatikan yaitu lebar garpu. Jangan asal membawa barang yang besar dengan menggunakan lebar garpu yang tidak sesuai. Hal ini dapat menyebabkan tergulingnya beban karena titik tumpu beban tidak pada tengah-tengah. Jika lebar garpu lebih kecil atau tidak sesuai akan menyebabkan titik tumpu beban berada di samping kanan atau kiri sehingga barang sangat rawan terguling.

Jika fungsi garpunya tidak sesuai atau macet jangan dipaksa untuk digunakan. Istirahatkan forklift dan segera lapor untuk dilakukan perbaikan. Hal tersebut bisa mengurangi hal-hal yang tidak diinginkan. Fork yang sudah tidak berfungsi harus melakukan perawatan pada sistemnya atau bahkan harus dilakukan penggantian sehingga sangat penting untuk dilaporkan.

Kerusakan pada berbagai komponen forklift ini sangat mungkin terjadi, hal ini bisa disebabkan karena terlalu sering forklift digunakan atau karena memang kurang perawatan pada elemen-elemennya. Kerusakan memang wajar, namun tidak boleh disepelekan atau malah dibiarkan. Hal ini akan menyebabkan kerusakan jangka panjang yang tentunya akan menyebabkan forklift menjadi tidak berfungsi. Jika sudah tidak berfungsi pastinya akan menyebabkan biaya perbaikan semakin mahal dan bisa merugikan perusahaan.

Untuk mencegah hal-hal yang merugikan seperti ini, untuk penggantian spare part lebih baik Anda menggunakan yang kualitas yang baik namun dengan harga yang cukup terjangkau dengan membelinya di PT MSJ Group Indonesia yang sudah berpengalaman melayani konsumen untuk penyediaan spare part forklift dengan lengkap dan dengan kualitas yang sangat baik.